Rabu, 06 April 2016

Kandungan, Manfaat Buah Kurma

Kurma siapa sih yang tak kenal buah yang satu ini?. Buah yang selalu ramai saat bulan Ramadhan ini biasanya dimakan untuk berbuka puasa.

Kurma , (Arab: تمر, Tamr; nama latin Phoenix dactylifera) adalah tanaman palma (Arecaceae) dalam genus Phoenix, buahnya dapat dimakan. Walaupun tempat asalnya tidak diketahui karena telah sejak lama dibudidayakan, kemungkinan tanaman ini berasal dari tanah sekitar Teluk Persia. Pohonnya berukuran sedang dengan tinggi sekitar 15-25 m, tumbuh secara tunggal atau membentuk rumpun pada sejumlah batang dari sebuah sistem akar tunggal. Daunnya memiliki panjang 3-5 m, dengan duri pada tangkai daun, menyirip dan mempunyai sekitar 150 pucuk daun muda; daun mudanya berukuran dengan panjang 30 cm dan lebar 2 cm. Rentangan penuh mahkotanya berkisar dari 6-10 m.

Kandungan Nutrisi Kurma Per 100 g


Unsur
Nilai Gizi
Persen Kecukupan Gizi
Energi
277 kkal
1%
Karbohidrat
74,97 g
58%
Protein
1,81 g
3%
Total lemak
0.15 g
<1%
Kolestrol
0 mg
0%
Serat makanan
6,7g
18%
Asam folat
15 mcg
4%
Niacin
1,610 mg
10%
Asam pantotenat
0,805 mg
16%
Priokdoksin
0,249 mg
19%
Riboflavin
0,060 mg
4,5%
Thiamin
0,050 mg
4%
Vitamin A
148 IU
5%
Vitamin C
0 mg
0%
Vitamin K
2,7mg
2%
Sodium
1mg
0%
Potassium
696mg
16%
Kalsium
64mg
6,5%
Tembaga
0,362mg
40%
Besi
0,90mg
11%
Magnesium
54mg
13%
Mangan
0,296mg
13%
Fosfor
62mg
9%
Seng
0,44mg
4%
Beta karoten
89mcg
-
Luen-zeaxanthin
23 mcg
-





Manfaat Buah Kurma Bagi Kesehatan Tubuh
  1. Menjaga kesehatan tulang dan gigi
Buah kurma bermanfaat untuk memperkuat tulang, mencegah osteoporosis dini, dan memperkuat gigi. Hal ini  karena buah kurma mengandung mineral, selenium, mangan, magnesium, dan tembaga yang merupakan bagian penting dari pertumbuhan tulang yang sehat dan gigi kuat. Buah kurma sangat baik untuk dikonsumsi oleh orang lanjut usia dan mereka yang sudah memiliki pengeroposan tulang meski masih muda.
  1. Mengurangi reaksi alergi
Buah kurma dapat mengurangi reaksi alergi. Karena buah kuno yang telah ada sejak abad ke-5 sebelum Masehi mengandung sulfur organik. Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa senyawa sulfur organik berdampak positif pada sekitar 23 juta orang di Amerika yang mengalami alergi musiman.
  1. Proses pembekuan darah
Buah kurma dapat bermanfaat dalam proses pembekuan darah. Hal ini karena buah kurma kaya akan kandungan vitamin K dan vitamin B-kompleks. Vitamin B-kompleks seperti vitamin B-6 (piridoksin), niacin, asam pantotenat dan riboflavin. Vitamin ini membantu tubuh dalam mengatur metabolisme karbohidrat, lemak, dan juga protein.
  1. Baik untuk saraf dan otak
Buah kurma mengandung nutrisi dan vitamin yang terbaik bagi kesehatan dan fungsi saraf. Kalium yang terkandung dalam buah kurma merupakan bahan untuk meningkatkan sistem saraf yang lebih responsif dan sehat. Aktivitas otak dapat meningkat, dapat lebih berpikir cepat, dan menjaga tetap fokus dalam menghadapi suatu masalah.
  1. Mengatasi anemia
Penyakit anemia disebabkan karena kekurangan zat besi. Zat besi menjadi suatu komponen hemoglobin dalam sel darah merah dan menentukan kapasitas oksigen pembawa darah. Buah kurma mengandung zat besi karena sebanyak 0,90 milligram atau 100 gram per buah kurma (sekitar 11 persen AKG).
  1. Mencegah stroke
Kurma juga dapat bermanfaat untuk mencegah stroke. Hal ini dikarenakan kurma dapat menghilangkan sebagian kolesterol jahat yang dapat menyebabkan stroke. Sangatlah dianjurkan untuk mengkonsumsi buah kurma.
  1. Mencegah jantung koroner
Kalium yang terkandung dalam kurma merupakan komponen penting dari sel dan cairan tubuh yang membantu untuk mengendalikan denyut jantung dan tekanan darah.
  1. Melancarkan buang air
Sebagai makanan laksatif (laxative food), kurma dapat bermanfaat untuk melancarkan buang air besar dan mencegah konstipasi. Selain itu, kandungan dalam kurma juga bermanfaat untuk memperlancar salurang pembuangan air kecil dan mencegah penyakit kencing batu serta prostat.
  1. Menjaga kesehatan mata
Buah kurma kaya akan kandungan vitamin A. Vitamin A merupakan vitamin yang menjaga kesehatan mata karena mengandung anti oksidan. Vitamin A juga dapat memelihara kelembaban dan menguatkan penglihatan mata.
  1. Energi
Inilah alasan mengapa dianjurkan berbuka puasa dengan buah kurma. Hal ini karena kurma kaya akan kandungan glukosa, fruktosa, dan sukrosa. Kurma dapat menjadi makanan ringan, terutama ketika Anda sedang merasa lesu.
  1. Mengatasi sembelit


Kurma mengandung serat yang tinggi. Serat tinggi tersebut juga terdapat pada makanan lainnya, seperti oatmeal. Serat tinggi bermanfaat untuk membantu proses pencarnaan agar lebih lancar. Cara menggunakan kurma sebagai obat sembelit, pertama rendam kurma semalaman dengan air matang. Pada waktu paginya makan kurma hasil rendaman tersebut. Meminum air bekas rendamannya juga bermanfaat untuk mengatasi sembelit

Tidak ada komentar:

Posting Komentar