Minggu, 28 Februari 2016

Pengertian dan Contoh puisi



Pengertian Puisi
Puisi adalahkarya satra hasil ungkapan pemikiran dan perasaan manusia yang bahasa terikat oleh irama, rima, penyusunan lirik dan bait, serta penuh dengan makna . Puisi terdiri dari unsur intrinsik. Berikut unsur instrinsik yang dimaksud :

1.Tema

Tema adalah landasan bagi penyair untuk mengembangkan puisi. Tema juga merupakan gagasan pokok yang diungkapkan dalam sebuah puisi.

2. Rasa 
Rasa adalah ungkapan atau ekspresi penyair kepada sesuatu yang dituangkan dalam puisinya. Rasa juga merupakan cara penyair mewujudkan perasaan sehingga dapat memilih kata-kata yang dianggap dapat mewakili perasaan atau ekspresinya terhadap sesuatu
3. Citraan
Citraan melibatkan pancaindra dalam mengekspresikan puisi
4. Nada
Nada adalah bentuk sikap atau keinginan penyair terhadap pembaca. Lewat puisi penyair dapat menyampaikan nasihat, kritik, sindiran kepada pembaca.
5. Amanat
Amanat adalah hal yang ingin disampaikan penyair terhadap pembaca lewat kata-kata dalam puisinya.
6. Majas
Majas adalah salah satu gaya bahasa berupa kiasan.

Berikut contoh puisinya :
Pagi
Pagi telah tiba, sinar sang surya
Memancar dari belakang gunung
Menerangi bumi yang tadi dalam kegelapan
Malam, yang sekarang sudahlah pergi.
Alam bersuka raya, gelak tersenyum ,
Berseri-seri, dipeluk sang raja siang.
Duka sudah diganti riang,
Sebab sinar bahagia telah datang
Menghampiri


                        Tuhan
Tuhan,
Akulah hamba-Mu yang lemah dan hina
Aku begitu kecil dihadapan-Mu
Dan aku tak lepas dari dosa
Tuhan,
Bimbing aku agar selalu berada dijalanmu
Dijalan yang Engkau ridhoi
Tuhan,
Janganlah Engkau biarkan aku tersesat
Dalam kehidupan dunia yang fana’
Tiada yang aku pinta selain pertolonganmu


Ibui
Ibu . . .
Kau bagai pelita yang menerangi jalanku
Kau bagai mentari yang menghangatkan
Kau adalah cahaya yang menciptakan kenyaman
Ibu . . .
Tiada upayaku membalas kasih sayangmu
Begitu besar rasa cinta kasihmu kepadaku
Sangat dalam dan tak tergantikan oleh siapapun
Ibu . . .
Aku sangat menyayangimu
Doakan aku agar menjadi anak terbaikmu
Bimbing aku supaya selalu berbakti padamu
Ibu . . .
Tuntunlah aku dengan segala nasihatmu
Meski samudra mengering kasih
Sayangmu tetaplah yang terbesar takkan bisa kutandingi


Teruntuk Sahabat
Sahabat,
Dunia kita sudah berbeda
Kau pergi tuk selamannya
Pedih hati sedih dalam dada

Air mata ini berjatuhan
Kini hanya pusaranmu sebagai kenangan
Teringat senyummu
Takku sangka itu menjadi yang terkahir

Meski kau telah tiada
Namamu tetap terukir dihati
Sebagai seorang sahabat
Selamat jalan sahabatku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar